Mudik Rawan Kecelakaan, Anda Wajib Lakukan Ini Biar Tenang!

Kepadatan di jalan Tol Cikampek, Jawa Barat, Kamis (20/4/2023). (Anadolu Agency via Getty Images)

Kecelakaan memang menjadi hal yang bisa dialami pemudik di jalan raya, dan selalu datang tidak terprediksi. Dan meski jumlah kecelakaan mudik di 2022 dinyatakan menurun dari 2019, jumlahnya masih ribuan.

Seperti yang tercantum di newsletter Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan 2022, tradisi mudik memang telah terdisrupsi dengan adanya pandemi Covid-19.

Di tahun 2022, Pemerintah RI https://linkalternatifkas138.store/ memperbolehkan kembali tradisi mudik dengan syarat jika sudah vaksin booster tidak perlu melakukan PCR.

Dalam Analisis dan Evaluasi Kecelakaan, menurunnya jumlah pemudik di tahun 2022 jika dibandingkan dengan 2019 ternyata berkontribusi pada penurunan kasus kecelakaan sebesar 45%.

Selain penurunan jumlah pemudik, faktor lain yang menyebabkan penurunan dari kasus kecelakaan dari yang sebelumnya berjumlah 3.199 di 2019 jadi 1.763 di 2022 adalah karena ada penurunan jumlah pemudik dengan sepeda motor, dan angkutan wisata seperti bus.

Di samping itu, tercatat pula jumlah kenaikan sebesar 1,7% dari lebaran 2022 ke 2019 terhadap kendaraan yang melintas di jalan tol keluar Jabodetabek. Sementara itu, tercatat pula jumlah kendaraan yang masuk Jabodetabek meningkat 11,8%.

Mudik pakai mobil pribadi tetap jadi pilihan

Meski harus berjibaku dengan kemacetan dan waktu tempuh yang cukup lama, serta berhadapan dengan risiko kecelakaan, mudik dengan mobil pribadi masih jadi pilihan.

Meski bisa dibilang lebih terjangkau ketimbang mudik dengan pesawat atau transportasi lainnya, tetap ada biaya-biaya lain yang harus Anda persiapkan. Sebut saja biaya servis, tol, BBM, konsumsi, serta asuransi.

Meskipun angka kecelakaan menurun, potensi terjadi kecelakaan tetap ada dan sangat mungkin dialami oleh pemudik dengan mobil pribadi.

Asuransi tentu menjadi satu-satunya produk yang bisa melindungi pemudik dari risiko finansial yang terjadi karena kecelakaan. Lantas asuransi apa saja yang diperlukan bagi seorang pemudik?

Asuransi untuk mudik dengan mobil pribadi

Asuransi kecelakaan

Asuransi kecelakaan diri akan memberikan proteksi kepada tertanggung terhadap berbagai risiko kecelakaan yang berpotensi terjadi, salah satunya adalah kecelakaan lalu lintas.

Sebagai contohnya, asuransi kecelakaan penumpang milik negara yang bisa Anda manfaatkan adalah Asuransi Jasa Raharja. Adapun manfaat yang bisa didapat dari asuransi sosial ini adalah:

  • Santunan kecelakaan meninggal dunia: Rp50 juta
  • Santunan cacat tetap: maks. Rp50 juta
  • Santunan biaya perawatan medis: maks. Rp20 juta (angkutan laut), Rp25 juta (angkutan udara)
  • Penggantian biaya penguburan jika tidak punya ahli waris: Rp4 juta
  • Penggantian biaya P3K: Rp1 juta
  • Penggantian biaya ambulans: Rp500 ribu

Akan tetapi tak jarang, asuransi yang satu ini menjadi tambahan dari asuransi mobil, namun ada juga yang berdiri sendiri.

Asuransi mobil

Setelah diri sendiri terlindungi, maka selanjutnya Anda membutuhkan asuransi kendaraan yang dalam hal ini adalah mobil. Asuransi mobil berguna untuk melindungi keuangan Anda dari risiko finansial akibat kecelakaan atau kehilangan kendaraan. Asuransi mobil terdiri dari asuransi all risk yang menanggung hampir seluruh risiko yang terjadi, atau Total Lost Only (TLO) yang menanggung kehilangan mobil atau kerusakan parah dengan nilai setara dari 70% harga mobil.

Asuransi mobil memiliki berbagai perluasan manfaat mulai dari perlindungan bencana alam, banjir, gempa bumi, kerusuhan dan terorisme hingga tanggung jawab pihak ketiga (TJH III).

Membeli asuransi mobil dengan perluasan manfaat TJH III merupakan hal yang patut dipertimbangkan bagi Anda. Dengan adanya TJH III, sangat mungkin bagi pemilik polis untuk mengganti kerugian dari orang lain yang disebabkan si pemilik polis.

Asuransi rumah

Mungkin Anda akan bertanya-tanya, mengapa asuransi rumah ada dalam daftar asuransi yang dibutuhkan saat Anda mudik? Bukankah asuransi kendaraan dan kecelakaan saja sudah cukup?

Ketika Anda meninggalkan rumah Anda untuk bepergian, maka tidak menutup kemungkinan akan ada musibah yang kemungkinan muncul dan membahayakan hunian Anda, sebut saja seperti kebakaran, kerusakan, atau bahkan pencurian.

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*